Okay . gue harus nulis ini ...
Ada seorang temen kita meninggal ...
Meski pun gue gak kenal . tapi kayak nya dia tu berharga banget deh buat temen temen yang dia tinggalin .
Kabar duka itu menabrak gue tiba tiba di tengah pagi buta , lewat beberapa akun facebook dan twitter . yang begitu gue baca status status yang mengabarkan dia meninggal, di saat itu pula gue diem lama . It made me think. Ketika salah satu dari teman lo meninggal , di saat itu juga kita sadar bahwa, we are not invincible . Sebelumnya , gue selalu menganggap kematian sebagai suatu hal yang jauh dari diri gue . Gue selalu berpikir , "Well, men, gue masih 19 tahun , gue gak mungkin kenapa-kenapa! Orang jarang ada meninggal umur 19 tahun. Gue bakal mati karena tua." Sekarang, kematian seseorang ini seperti semacam wake-up call bagi gue. Bahwa no, you are not invicible. It could be you. Umur gak ada yang tahu .
Dan mungkin , di pemakaman nya dia , pasti ada temen temen dia juga di sana . Di antara temen temen yang dateng pasti ada yang nggak terlalu kenal , ada yang udah kenal , ada yang sekelas , ada juga yang baru deket . Bermacam teman teman yang datang kesana , tapi mereka punya satu kesama an : they wanted to see her for the last time . Mereka pasti sayang sama dia yang meninggal itu . Mereka menyayangkan kenapa hidupnya harus selesai secepet itu .
And you know what ? setelah gue liat facebook nya dia . I can’t help to wonder : gimana ya pemakaman gue nanti ? Yes , kadang gue suka berkhayal , seperti apa pemakaman gue nanti. Apa banyak yang datang ? Apa ada yang datang ? Apa yang mereka bakal bilang tentang gue ? Apa kenangan yang mereka inget tetang gue ? Apa ada yang rela nyetir mobil ato motor , susah susah parkir , untuk ngeliat gue untuk terakhir kali ya ? Apa iya, ada ?
Kadang gue ngerasa, kematian adalah topik yang sensitif untuk kita.
Sesuatu yang "ada" tapi selalu kita menyangkal keberadaannya.
Living is constant denying for death.
Kita hidup di dunia ini seolah olah kematian tidak exist . Kita makan , kita bercanda , kita karaoke , kita jatuh cinta . We forget about death . We are too busy with our distraction . But it is there . And when it hits , it hits hard . Gue udah kehilangan nenek gue . Itu sekali . Kehilangan om gue . Itu tiga kali. But I never feel this sad kehilangan orang yang satu ini . Gak tau kenapa . Mungkin karena gue keilangan nenek gue sewaktu gue masih kecil ? Atau mungkin gue gak terlalu deket sama om gue ? Atau mungkin, orang yang satu ini yang kayak nya bener bener berarti banget , yang menurut gue hebat , pinter, baik, tadinya invincible tapi akhirnya bisa juga dipanggil sama Yang Maha Kuasa ? I don’t know.
Gue diem untuk beberapa saat , gue ngerasa kecil . Gue ngerasa gue harus make something out of life. Badan ini di pinjam kan. Setiap tarikan napas , adalah satu tarikan napas lagi mendekati kematian . Kita harus ngebuat lebih banyak karya , lebih banyak menikmati hidup , lebih banyak mengambil kesempatan . Hidup ini cuman sekali . Akan sangat sayang untuk kita buang begitu aja . I have to enjoy life .
And, mungkin gue suatu hari bakalan mati, tapi gue pengen ngebuat sesuatu yang enggak bakal mati. Katanya Chuck Palahniuk, "The goal is not to life forever, but to create something that will." Hidup terus. Dengan apa pun.
Dia yang meninggal itu,
kayak nya tidak akan pernah di lupain .
Gue juga gak mau dilupa kan.
Gue gak mau hanya menjadi semacam nama yang hilang begitu saja .
Nama yang di pajang di atas semacam nisan , yang mungkin pertama tama sering dikunjungi ,
namun lama lama semakin jarang . Hingga pada akhir nya hanya menjelang bulan puasa .
Nama di sebuah nisan yang berlumut . Usang . Bau . Ditakuti orang lewat .
Dan sewaktu hidup, gue gak mau jadi semacam jiwa yang memenuhi bumi ini,
menyesaki kota ini,
sama-sama makan, minum, berak, bicara. Untuk apa ?
Gue mau jadi spesial.
Or, I want to die special .
Goodbye RANGGA FRIEZ REZA,
you are special to them.
created : Ayied Alvino Raditya 31 Juli 2011 at 18:51
catetan gue yg ini cuma duplikatnya doang. yg aslinya ada di FB nya Ayied, semua kata2 nya ngga ada yg di ubah, semuanya sama persis kok. berhubung bnyk yg minta tag jadi gue izin sama Ayied nya buat ngebikin duplikatnya soalnya di catetan dia udah full tag jadi gabisa nge tag in lagi. thank before
you are special Bayu Rangga Reza Prastyo :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar